Hal ini Rincian Insentif PPh bagi Eksportir yang tersebut Simpan DHE SDA di dalam Lembaga Keuangan Dalam Negeri

Hal ini Rincian Insentif PPh bagi Eksportir yang tersebut yang dimaksud Simpan DHE SDA di tempat pada Lembaga Keuangan Dalam Negeri

. Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan otoritas (PP) Nomor 22 Tahun 2024 tentang Perlakuan Pajak Penghasilan (PPh) Atas Penghasilan Dari Penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) pada Instrumen Moneter serta Instrumen Keuangan Tertentu di tempat Indonesia.

Dalam aturan tersebut, pemerintah memberikan insentif PPh untuk para eksportir yang mana memarkirkan dolarnya dalam perbankan di negeri.

Bacaan Lainnya

Adapun mengacu pada pasal 4 ayat 1 di aturan tersebut, insentif PPh yang dimaksud bersifat final untuk eksportir dihitung dengan cara mengalikan tarif PPh final dengan dasar pengenaan pajak.

Insentif ini diberikan untuk eksportir yang mana menempatkan DHE SDA di bentuk valuta asing maupun yang sudah ada dikonversi ke rupiah. dikenai PPh yang tersebut bersifat final diantaranya:

1. Tarif sebesar 0%, untuk instrumen dengan jangka waktu penempatan tambahan dari 6 bulan.

2. Tarif sebesar 2,5% untuk instrumen dengan jangka waktu penempatan 6 bulan.

3. Tarif sebesar 7,5%  untuk instrumen dengan jangka waktu penempatan 3 bulan sampai dengan kurang dari 6 bulan, atau

4. Tarif sebesar l0% untuk instrumen dengan jangka waktu penempatan 1 (satu) bulan sampai dengan kurang dari 3 bulan.

Sementara itu, untuk instrumen keuangan tertentu yang mana dananya dikonversi dari valuta asing ke mata uang rupiah, dikenai PPh yang mana bersifat final dengan:

1. Tarif sebesar 0%, untuk instrumen dengan jangka waktu penempatan 6 bulan atau tambahan dari 6  bulan.

2. Tarif sebesar 2,5%, untuk instrumen dengan jangka waktu penempatan 3 bulan sampai dengan kurang dari 6 (enam) bulan; atau

3. Tarif sebesar 5%, untuk instrumen dengan jangka waktu penempatan 1 bulan sampai dengan kurang dari 3 bulan.

Sebagai informasi, aturan ini mulai berlaku pada tanggal yang diundangkan yakni, 20 Mei 2024.



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *